Sunday, February 8, 2015

Do’a akhir zaman


                                                                      Bismillahirrahmanirahim,
                                                                      Assalamu alaikum wr.wb,
Alhamdulillahirabbil alamin, segala puji-pijian hanya milik         Allah dan kembali di sisi-Nya.
 Dia lah Tuhan yang Maha tidak terbatas, yang tidak mampu    terderfenisikan
 Dialah Tuhan yang Maha Esa,
 Dialah Tuhan yang Wujud-Nya tidak  bergantung kepada      yang lain,
 Dialah tuhan yang tidak ada satu pun dapat menyerupai-Nya.
 Dialah tuhan  yang mengutus juru selamat di muka bumi ini.

Semoga salam dan selawat, Allah curahkan kepada nabiullah Muhammad bin Abdullah Saw beserta kelurganya, dan muslimin-muslimat yang berjuang melanjutkan tongkat estafet kenabian yang penuh cinta hingga  hari kiamat tiba.
Allahumma solawati ala nabiyyi;
Pada kesempatan ini, marilah kita melempar jumroh di tempat ini.
Jumroh yang dimaksud adalah kedengkian, ketamakan dan kesombongan yang mengisi ruang-ruang hati nurani kita seraya memohon ampunan dan syafaat di hari pengadilan yang tak ada sedikit pun di zolimi oleh-Nya.

Faman ya’mal mist qala zarrating khairan yarahu, wa man ya mal mist qala zarrating zarrang ya rahu

Agama merupakan hal urjen dalam kehidupan tiap insan karena merupakan tuntunan dalam mencapai kemasalahatan .
Sejarah agama telah mengungkap tabirnya bahwa pengkajian sejarahnya, bertumpu pada tetesan dara dan air mata.

Dan pada kesempatan ini, merupakan momentum pemberian amanah kepada pengurus UKM LKIMB UNM periode 2013-2014 guna mengemban tugas mulia ini.
Kami menyadari ya T uhan, tugas ini  begitu berat dan akan diwarnai dengan tetesan darah dan air mata. sebagaimana pendahulu kami. Namun janji-janji Mu akan menjadi keniscayaan yang membuat kami berdiri di tempat ini.

Ya Allah, ridhailah kami yang berkumpul di tempat ini yang menyadari pentingnya meneruskan tugas risalah Nabi-Mu di tengah-tengah ummat akhirul zaman.
Tanam kan lah cahaya perjuangan dalam sanu bari kami yang berlandaskan cinta.
Cinta yang akan memadamkan gejolak api yang membara
Cinta yang merubah kelemahan menjadi kekuatan.
Hinggal ajal menjemput….

Makassar, 07-07-2013
Heri Sitakka

No comments: