Aku berjalan setapak demi setapak
Menyusuri jalan berbatu nan suram
Seiring berjalannya waktu
Terlintas dalam benakku akan kehidupan
Aku terhanyut dalam sebuah fatamorgana
Hati miris melihat kehidupan saat ini
Anak jalanan tak terurus dan kelaparan
Pengangguran di mana-mana dalam ke sepiannya
Kapan ini harus berakhir
Entahlah.
Aku hanya bisa melihat dan merasa
Menahan sakit bak tertusuk belati
Tapi apa daya aku dapat berbuat apa-apa
Makassar, 05 Desember 2011
Kusudharsini
Menyusuri jalan berbatu nan suram
Seiring berjalannya waktu
Terlintas dalam benakku akan kehidupan
Aku terhanyut dalam sebuah fatamorgana
Hati miris melihat kehidupan saat ini
Anak jalanan tak terurus dan kelaparan
Pengangguran di mana-mana dalam ke sepiannya
Kapan ini harus berakhir
Entahlah.
Aku hanya bisa melihat dan merasa
Menahan sakit bak tertusuk belati
Tapi apa daya aku dapat berbuat apa-apa
Makassar, 05 Desember 2011
Kusudharsini
No comments:
Post a Comment